Setiap manusia pasti
akan melakukan kesalahan...kesilapan, sebaik baik mereka adalah mereka yang
bertaubat, bile melakukan kesilapan jangan libat kan emosi rase down,putus
asa, tidak pernah lagi untuk kita terlambat untuk
betulkan kesilapan selagi mana kita masih lagi bernyawa.
Just press this onto your heart….”You do your
best and Allah will do the rest”
surah Al-Baqarah: 222, "Sesungguhnya
Allah menyukai orang-orang yang taubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan
diri."
Taubat tidak mengenal perantara, pintu taubat
selalu terbuka luas tanpa penghalang dan batas. Allah selalu menbentangkan
tangan-Nya bagi hamba-hamba-Nya yang ingin kembali kepada-Nya.
hadis riwayat Imam Muslim dari Abu musa
Al-Asy`ari: "SesungguhnyaAllah membentangkan tangan-Nya di siang hari
untuk menerima taubat orang yang berbuat kesalahan pada malam hari sampai
matahari terbit dari barat."
Memang betul rugi orang-orang yang berputus asa dari
rahmat Allah dan membiarkan diri terus-menerus melampaui batas. Padahal, pintu
taubat selalu je terbuka dan Dialah yang Maha Pengampun lagi Maha penyayang.
firman Allah dalam surat Ali Imran ayat: 133, "Bersegeralah
kepada ampunan dari tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan
bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa yaitu orang-orang yang
menafkahkan hartanya baik di waktu lapang maupun sempit dan orang-orang yang
menahan amarahnya dan memaafkan kesalahan orang dan Allah menyukai orang-orang
yang berbuat kebajikan. Dan juga orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan
keji atau menganiaya diri sendiri mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampunan
terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain
daripada Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang
mereka mengetahui."
Rasulullah pernah ditanya oleh seorang sahabat, "Apakah
penyesalan itu taubat?", "Ya", kata Rasulullah (H.R. Ibnu Majah).
Amr bin Ala pernah mengatakan: "Taubat Nasuha adalah apabila kamu
membenci perbuatan dosa sebagaimana kamu pernah mencintainya".
Ambik ayat dari blog sesaudara.. as long as we
are alive we have the ability to make our own life but
even more deeply edit our movie. What is meant by this was that
just like in Hollywood they make movies and they are able to edit and
cut out whatever is not needed, similarly we should think about our life
movie that will be shown to us on the day of judgment and while we are alive we
are writing our movie script and the best way to edit it – is to
repent!
Moga bermanfaat untuk saya dan kamu


din, ak nak share post yg ni.. bole yaa...
ReplyDeletebole aje
ReplyDelete